Kamis, 25 Oktober 2018

Rindu

Setiap detik
Pagi sampai kembali pagi
Detak selalu mengharap mu
Untuk ada
Untuk selalu menyatu
Hadir disetiap mimpi

Tak kan sirna
Cucur air mata pun begitu
Ah
Aku lelah merindu
Belum pupus andaiku
Tuk melihat senyum mu kala ku bangun

Tentang rindu
Tentang Cinta kasih
Yang tiada banding
Tiada henti pasti

Ku kejar masa depan
Kau kejar kehidupan
Ku rindu bahagia
Kau lelah ingin bersama

Bagaimana dengan merelakan
Tak bisa sungguh
Sudah berlama aku mendamba
Ingin jumpa setiap saat
Yang menumbuhkan mekaran indah
entahlah kapan

Lagi-lagi jarak
Lagi-lagi cita
Lagi-lagi cinta

Bersahabat sendiri
Berkelana sendiri

Sudahlah
Nafas rindu memang segalanya
Sudahlah
Kehendak akan selalu ku pasrah

Yah
Buk
Robb ku pasti sampaikan hikmah
Mengapa kita terpisah raga
Tenang saja
Jiwa akan mantap bersama doa

Tapi maaf
Rindu ini tak bercela

5 komentar:

  1. Hmmm membaca sambus garuk-garuk ckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sambus?
      Apa yang anda fikirkan ketika membaca blog saya diatas?
      Hehehe sampe oleng karna saking nggak jelasnya pak ya. Wuh

      Hapus
  2. Kemarin Anda jadi umat lucu, sekarang menggalau jadi anak sajak. Mantul. Lanjutkan cuy!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hiya hiya hiya hiya hiiiiiiiyaaaaa.


      Anak Rantau mas, maklum rindu emak bapak wkwk

      Hapus

Copyright © Rica Sevtia
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas