Kamis, 08 Agustus 2019

Mulai usang?


Kak
Mendiang rasa ini masih saja tersimpan,
Sajak-sajak nya rapi walau tertumbuk asa.
pilu nya membeku.
terkadang sedikit rapuh.
Menjadi abu yg tampak lusuh.

redup nya pun nyata.
Sesaat sirna ditelan masa.
Bisa saja ini kedaluwarsa,
tapi kebajikan cinta ternyata tak bisa dusta.

angan nya belum padam kak,
bahkan meski berjalan sendirian menuju keburaman.
Kita belum seirama,
Atau tidak akan pernah seirama?.

jiwa egois nya bergejolak.
menikmati perih demi perih yang tak bersebab.
diam paling menyakitkan adalah siapa?
ilalang paling bodoh se antera adalah siapa?

Menjadi baper berkala kah dia?
Atau berpijak pada tempat yang salah?
atau juga hanya sekadar korban ketampanan nya ?

Jadi gimana?

0 comments:

Posting Komentar

Copyright © Rica Sevtia
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas