bagai awan bertemu langit biru
cerah dan menawan sekali.
Aku bahagia mengagumi mu
menyebutmu dikala sengganggku
kala waktu istimewa ku bersama Tuhan
sungguh tak pernah kubosan
melihat nama mu di papan pinggir jalan saja sudah sangat teduh rasanya
apalagi mengucap senandung tentang mu
ah,betapa gemirlangnya sang hati berkata
Ku jadikan kau semangat
penguat disaat lemah
penyejuk disaat gundah
pengingat disaat ku lengah.
Aku mencintaimu dio,
ikhlas aku memendam diterpa angin
membiarkan waktu dan pundak ku terdera
Aku pun rela kak.
Dalam Doa ku panjatkan
merayu Tuhan agar ridho diturunkan
dengan temu.
Ssetiap pandang mu
tutur katamu
kerendahan hati mu
ta'dhim mu
Aku yakin banyak yang menyukai mu
tapi aku lebih dari itu
lebih dari itu
lebih dari itu
lebih dari pujangga sang pecandu.
Tenang,
tak usah merasa diberatkan dan diharapkan oleh ku
Aku tak se-memaksa itu
Aku tau apa yang harus ku lakukak sejak 4-bulan lalu
hanya kepada Tuhan aku berharap
menggantungkan segalanya
merayu sekuat tenaga
membujuk mesrah pula
Sampai waktu tiba
sampai petunjuk datang
Apakah Aku dan Kamu akan menjadi kita?

sungguh tak pernah kubosan
BalasHapusmelihat nama mu di papan pinggir jalan saja
Hmmmm suka sama tiang rambu lalu lintas y neng?
Lah mas, banyak banget yang judulnya ada nama dia. Misal : potong rambut mas niki, konter mas niki, cuci salju mas niki Dll.huh bermacam-macam wkwkw
HapusBagus nih.
BalasHapusEh yang kaya gini namanya apa? Puisi atau sajak?
Aaaa makasiii, jadi terharu wkwk
HapusKujuga gatau maa gip, entah puisi entah sajak.
Puisi sama sajak sama aja, sih. Yang beda setahu saya: pantun. Wqwq.
HapusAtau yang saya tahu ada model lain dari puisi: haiku. Puisi yang pendek banget dan berasal dari Jepang.
Walah okeoke paham mas.
HapusTerimakasih infonyaa