Senin, 20 Agustus 2018

Wajar, maklum?


Setiap manusia pasti punya sisi baik dan buruk "nothing is be perfect" ,bukan?
Semua selalu serba berbalikan, karna ada bandingan nya masing - masing.
Contoh kecil : memberi × menerima.
Sama nih, kaya tema yang pingin aku obrolin disini.

SUKA × TIDAK (BELUM) SUKA
Ada seseorang yang literally dia yakin banget dengan apa yang dia pilih "untuk disukai".
Belum bicara jenis kelamin nya ni, masi secara umum aja. Bukan hanya 1 orang di seluruh jagad Raya yang merasakan nya. Kenapa dia benar - benar memilih orang tersebut untuk dijadikan penguasa akal sehatnya atau untuk menjadikan sebagai idaman mungkin.
Tapi dibalik semua keyakinan dan keberanian"menyukai" orang tersebut muncul titik titik kekhawatiran dimana dia ngerasa
"hey, dia cantik parah.. Pasti milihnya juga yang cakep dong"
"Dia kaya, apalah aku ini "
"Anaknya orang alim weh, gak mungkin bisa aku dapetin hem"
"Dia jenius lohh, mustahil bisa deket sama dia "
Etc....

Pernah gak si kalian mikir gitu?
Pasti pernah..
Iya dong?
Iya kann

Dari masalah fisik,  keilmuan, keluarga, sampek harta pun musti selalu dipertimbangkan.

Wajar kah kita menyukai diatas level rata-rata kita?
Atau maklum - maklum aja?
Hahahahaha, ngakak

Oke , gini
Mungkin kenormalan kita yang ngebuat negative thingking tersebut menggebu. Banyak sudah nasehat dan pendapat yang aku dapet dari temen-temen. intinya Jodoh ditangan tuhan btw. Kita boleh khawatir dengan pilihan kita, tapi kita kudu yakin dengan pilihan tuhan pasti tepat, tepat dengan apa yang kita butuh kan. Enggak akan ada yang tau apakah dia berjodoh atau engga sama kita, tapi kita punya jurus andalan dong, kita bisa DO'A, sesuka kalian mau DO'A yang gimana asal itu baik. minta sebanyak-banyaknya dan sesering mungkin ke tuhan, jadikan dia pilihan pun taqdir yang baik untuk kita. Niscaya kalo tuhan Ridho ? Nothing is impossible.
Mau dia anak super keren, kaya, apapun itu inshaallah luluh kalo tuhan sudah berkehendak.
Jadi, mau cowok biasa yang lagi suka ke cewek cantik plus popular lanjutkan selama itu menurutmu baik dan pantes di perjuangin.
Dan buat embak- embak perempuan yang lagi seneng ke pria idaman nya silahkan istiqomah kan, again selagi menjadikan mu baik pun semakin positif. prasangka baik terus ke tuhan.
Ga perlu menjadi sempurna untuk mendapatkan apa yang kita mau, tapi berusaha menjadi lebih baik dan lebih baik lagi agar tuhan menghendaki DO'A kita.
Nahh, selamat berbebas menaruh perasaan wkwkwk

0 comments:

Posting Komentar

Copyright © Rica Sevtia
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas