Sabtu, 17 September 2022

Sama Aku aja, ya!

Sama aku aja, ya!

Ketika kamu merasa butuh meluapkan segala emosi karena kesal perihal kehidupan.

Sama aku aja, ya!
Ketika mereka tidak tahu kalau ada kamu yang begitu bisa banget diandalkan.

Sama aku aja, ya!
Ketika kamu merasa suasana seakan-akan muram tak akan ada lagi kehidupan selanjutnya.

Sama aku aja, ya!
Ketika kau hamburkan uangmu untuk hal yg kamu suka tapi diprotes habis-habis an.


Sama aku aja, ya!
Ketika mereka menghidupkan lampu semalaman padahal kamu tidak suka.


Sama aku aja, ya!
Ketika kamu ingin didekap karena cabikan mulut mereka yang bak sampah tentang keputusan mu.

Sama aku aja, ya!
Ketika mereka acuh disaat kamu sedang genting-gentingnya.

Sama aku aja, ya!
Ketika kamu ingin tertawa selepas-lepasnya dan kamu akan menjadi orang paling beruntung karena kamu punya aku,
Yang siap diinjak;
Siap terluka;
Siap sendu lan pilu, Asal bersamamu. Asal kamu selalu dengan aku, bukan yang lain.

Kamis, 17 Juni 2021

Sia

Rasa hanya sekadar rasa

Peka bukan berarti bisa

Senantiasa ada pun juga bukan yang utama.


Keluh kesah selalu menjadi berita
Sehingga lupa kita ini apa.

Sejak awal kamu salah
Sejak awal kamu bercanda
Sejak awal kamu membawa luka.

Karena memang dimatamu
Aku lemah
Cuma perempuan boneka yang mudah di sia-sia.
Apalagi?

Urus saja hati mu
Kalau perlu, kembali!
Mana tau dia juga sedang menunggu.

Kamis, 17 Juni 2021

Minggu, 06 Juni 2021

Kebetulan ada


Jadi beberapa bulan terakhir ini 

Suasana hati terasa membaik sejak dua tahun lalu.

Setidaknya yang semula hanya ada hitam dan putih

Sekarang sudah lahir warna baru entah itu biru atau kelabu.

Jika kemarin hanya ada sepi, sekarang sudah hadir bising sebab suara hati.

Jika sebelumnya sunyi, sekarang sudah tumbuh benang sari

Yang kemudian menyelami kehidupan yang telah lama mati sehingga bersemi.


Sehingga masalah menjadi tidak masalah

Seakan sembuh dari segala dera

Sejak saat itu, beberapa bulan lalu

Sejak kebetulan, ada nya kamu.

 

Sedikit kemudian menata arah mata

Berjalan ringan dengan harapan

Terkadang girang karena pujian

Waktu dan tempat dipersalahkan.


Aku hebat kamu pun juga

Lalu kita melawan jarak

Dengan asa yang hanya asa

Kehadiran yang tidak sengaja.


Aurora datang menyelinap

Dalam kalbu yang hampir saja lumpuh

Yang lama kaku ditelan ambigu.


Segala luka mendadak pudar

Segala daga menjadi binar

Sejak saat itu, beberapa bulan lalu

Sejak  kebetulan, ada nya kamu.

 


Selasa, 07 Januari 2020

Solo Traveller go to Bali

Assalamualaikum temen-temen, setelah sekian lama nggak nulis akhirnya terbit juga nih tulisan.

Pertama kali ngetrip ke bali dan sendirian tanpa temen satu pun selama dua hari, tepatnya di daerah seminyak, kuta dan pemogan.  Sebenarnya lima hari sih di sana, cuma dihari keempat dan kelima aku tinggal di rumah saudara di daerah Tukad balian-renon-bali.

Solo trip ini sebenernya ada nggak enaknya, banyak enak nya. Hanya untuk yang seneng mencoba hal baru wkwk. walau sering juga dibilang introvert, Tapi kan tetap menikmati kesendirian dengan aktifitas yang senyaman mungkin.

Pengalaman paling berkesan diakhir tahun 2019 kali ya. Mengatur segalanya sendiri, Asyik dengan dunianya sendiri, merenungi setiap sudut kota sendiri. Cobain deh pasti bakal nagih hehe.

Tips yang paling penting untuk memulai solo traveller adalah keberanian dan persiapan yang mateng gaes. Diantaranya yaitu:

1. Cari tau semua yang kamu butuhkan lewat google dan maps. Kuasai daerah-daerah yang bakal kamu singgahi.

2. Tentukan tanggal, setelah fix segera pesan tiket kendaraan dari berangkat sampai pulang. Aku sih berangkatnya pakai jasa KAI turun di tujuan akhir banyuwangi-ketapang, terus jalan ke pelabuhan ketapang naik jasa travel jurusan akhir terminal ubung denpasar bali. Penyebrangan udah incloud sama travel gaes jadi nggak usah bayar lagi. Terus pulanya pakai jasa bis Damri dari teras Damri di denpasar selatan sampai terminal Jember.

3. Jangan lupa pesan tempat tinggal yang strategis dengan tujuan wisata kamu nanti, karna sekarang itu udah mudah banget. Bisa lewat aplikasi Traveloka atau Reddorz.

4. Packaging barang-barang kamu dengan super rapi dan lengkap, karna harus prepare se-detail mungkin. Betul-betul barang yang kamu butuhin loh. Baju pun harus matching biar nggak ribet kamu nya. Kalau aku kemarin; bawa baju yang simple warnanya, bawa juga daster buat tidur, jaket army, sepatu putih trus juga sandal jepit uh itu nggak boleh ketinggalan. alat mandi musti lengkap beserta sabun cuci nya dan tempat baju kotor harus punya. Perlengkapan pribadi seperti charger, power bank, make up seadanya, obat juga dan tripod buat pembantu buat motoin kamu nanti. Jangan sampai kekurangan ya karna kamu sendirian hehe.

5. Untuk kendaraan sih bebas, bisa sewa motor atau bergantung dengan ojol. kalau aku karna versi low budget dan masih kaku buat nyetir jadi ngandelin jalan kaki (kalau deket ya gaes) dan ng-ojol kalau jauh.

6. Makanan disana cukup relatif. Kamu bisa memilih tempat dari yang mahal sampai mahal banget di sana wkwk. Dan lagi, karna aku sukanya ngirit duit jadi memanfaatkan pedagang keliling di sekitar jalan kuta yang jual nasi jinggo dengan harga Rp.8000 aja. Atau juga biasanya bisa di temuin di pinggir pantai kuta.

7. Udah sih ya itu aja.

Pokoknya trip sendirian itu menantang banget apalagi perempuan. Tapi asyik kok seriusan. Jaga barang-barang dengan siaga ya gaes, walaupun jarang ada berita jambret atau apapun tapi harus tetap waspada.
Dan jangan lupa, harus menjaga adab selama di bali, setidaknya dengan tidak berbuat masalah lah ya, nggak usah kepo dengan urusan orang lain, walaupun berbeda kebudayaan dan agama, harus tetap toleransi juga karna mayoritas di sana hindu jadi musti jaga sikap hehe :)

Sekian ngedabrusnya, ini masih secara umum, doakan biar ada hari ke-1 sampai ke-5 selama di bali hehe. 

Rabu, 21 Agustus 2019

AMBIGU isasi

Serasa begitu rumit bak ilusi
ambigu tanpa tau dimana arah yang pasti
Berpatokan pada angan buram
tumpukan nya hanya berserak
Tanpa aba diapun terus meng-iba

Menolak sapa didalam temu
Yang itu rasanya teramat tabu
Padahal berambisi sampai sesak padahal butuh

hadir nya adalah bahagia
Mendengar nya adalah menjadi tenang
Menatap nya adalah hal biasa yang terlalu luar biasa

dia pun tau bagaimana ujarnya
Sengaja berpamit dengan sedikit berbisik
Sengaja acuh atau memang tidak ingin  peduli

Bayangan hati masih ber-jejak
Membekas cantik tapi sudah hampir usang
Rela di dera sepanjang jalan
Sampai lega cintanya berujung untuk siapa

Copyright © Rica Sevtia
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas